Training Integrating QHSE Management System (ISO 9001-ISO14001-OHSAS) Batch VII, Bali 3 - 6 Agustus 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under ISO Series, Integrated ISO, Training

Training Integrated ISO ini akan memberi gambaran bagaimana mengintegrasikan Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2008), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2004) dan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja (OHSAS 18001:2007).

MANFAAT TRAINING INTEGRATED ISO 9001 - 14001 DAN OHSAS
Setelah mengikuti training integrated ISO 9001-14001-OHSAS ini, diharapkan peserta akan dapat memahami:
1. Persyaratan ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007
2. Ruang Lingkup dan Dokumentasi Integrasi ISO 9001-14001-OHSAS
3. Bagaimana mengimplementasikan Sistem ISO 9001-14001-OHSAS secara terintegrasi
4. Pengelolaan Rekaman Integrasi Sistem Manajemen ISO 9001-14001-OHSAS

Read more

Training Laboratory Preparation for ISO/IEC 17025:2005 Accreditation Batch VII, Bandung 3 - 6 Agustus 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under ISO 17025, ISO Series, Laboratory, Training

Print This Post Email to friends

Menurut ISO (International Organization for Standardisation), akreditasi adalah pengakuan formal terhadap laboratorium penguji /kalibrasi yang mempunyai kompetensi untuk melakukan pengujian /kalibrasi tertentu yang tertuang dalam peraturan ISO 17025:2005. Akreditasi laboratorium mampu memberikan jaminan terhadap mutu dan keakuratan data hasil uji/kalibrasi sekaligus menjamin kompetensi laboratorium penguji/kalibrasi. Di Indonesia, laboratorium diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Untuk dapat diakreditasi sebagai laboratorium yang kompeten, laboratorium tersebut harus menerapkan standar ISO/IEC 17025:2005 – Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Penguji/Kalibrasi.

PT. Phitagoras Global Duta berusaha untuk berbagi pengalaman dengan membantu industri, organisasi, instansi, laboratorium, dan pelaku bisnis untuk memahami dan melaksanakan kegiatan menjaga kompetensi laboratorium penguji/kalibrasi dengan menerapkan ISO/IEC 17025:2005.

Read more

Training SMK3 - Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001 Batch VII, Jakarta 5 - 6 Agustus 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under Health & Safety, OHSAS / SMK3, Training

Print This Post Email to friends

PENDAHULUAN

Pada tahun 1996, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dimana pada pasal 3 Peraturan Menteri tersebut menjelaskan bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan/atau mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, wajib menerapkan SMK3.

Phitagoras bermaksud untuk menyelenggarakan training Sistem Manajemen K3 (SMK3) berdasarkan Standard Internasional OHSAS 18001:2007 supaya perusahaan dapat memenuhi regulasi pemerintah tersebut sekaligus menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

GARIS BESAR PROGRAM TRAINING SMK3

1. Dasar - dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
2. Maksud dan Tujuan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001:2007
3. Pengenalan dan interpretasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001:2007
4. Metode Penyusunan SMK3
5. Mengelola Kinerja SMK3 di tempat kerja
6. Hazard Identification and Risk Assessment
7. Implementasi dan Sertifikasi SMK3

Read more

Training Interpreting and Documenting ISO 9001:2008 Batch VII, Surabaya 5 - 6 Agustus 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under ISO 9001, ISO Series, Training

PENDAHULUAN

Standar Internasional ISO 9001:2008 berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen mutu yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan proses-prosesnya menuju pencapaian sasaran-sasarannya termasuk diantaranya kepuasan pelanggan, kesesuaian dengan peraturan dan perndang-undangan serta peningkatan berkesinambungan. Dalam penerapan sistem manajemen mutu ini, organisasi bisa menjalani proses sertifikasi dari Lembaga yang independen sebagai bukti atas kesesuaiannya memenuhi berbagai persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sehingga lebih meningkatkan kepercayaan mitra bisnisnya/ stake holdernya.  Saat ini penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 berlangsung di berbagai sektor bisnis komersil  manufaktur ataupun jasa serta organisasi non profit dan institusi pemerintahan di 170 negara.  Menurut standar seri ISO 9000, Dokumentasi merupakan sesuatu yang jauh lebih luas dari pada sekedar arsip, catatan, (dan tentu saja foto-foto yang mungkin sempat Anda bayangkan). Dan ketika perusahaan/ organisasi berupaya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, maka perusahaan/ organisasi perlu menetapkan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai persyaratan standar sebagai landasan penerapan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sebagai Standar yang generik memerlukan dokumentasi dengan intepretasi yang tepat sesuai bidang industri maupun layanannya serta penerapannya membutuhkan strategi agar diterima dan dijalankan oleh semua karyawan.

Training ISO 9001:2008 ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 bagi perusahaan yang berkomitmen menghasilkan produk dan layanan bermutu serta kinerja yang tinggi.

Read more

Managing & Facilitating Continuous Improvement Program, Bandung 23 - 25 Agustus 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under Quality Productivity, Training

Keberhasilan mencapai efisiensi, kualitas, produktivitas dan lain-lain, dimulai dengan mengatasi hambatan dan gangguan yang terjadi di tempat kerja. Seberapa efektif kita mengatasinya tergantung seberapa efektif aplikasi keterampilan kita memecahkan masalah-masalah di tempat kerja, atau lebih populer disebut “Shopfloor Problem Solving”.

“Problem Solving” merupakan hal yang tak terpisahkan dalam pekerjaan dan menjadi bagian dari aktivitas pekerjaan, sehingga seorang karyawan dituntut untuk memiliki kecakapan dalam melaksanakan “Problem Solving”.

Sedikit banyak kita telah mengenal teknik “Problem Solving”, namun seringkali menjumpai kesulitan-kesulitan dalam implementasinya, antara lain disebabkan oleh langkah-langkahnya yang panjang dan kurang praktis.

Kemampuan “Problem Solving” tidak cukup sebatas memahami langkah-langkahnya saja. Kita juga harus mampu melakukan penelusuran suatu proses, menentukan siapa yang harus ditanya, apa pertanyaannya, dsb. Keterampilan ini sangat diperlukan agar kita tidak langsung “jump to conclusion” yang berakibat kita tidak benar-benar menemukan akar permasalahannya.

Read more

Becoming an Effective Internal Quality Auditor Based on ISO 9001, Yogyakarta 23 - 24 September 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under ISO 9001, ISO Series, Training

Dalam Training Internal ISO 9001 Auditor ini, peserta akan mengetahui kapan Internal Audit harus dilaksanakan, bagaimana caranya dan siapa yang harus melakukan Internal Audit, serta apa yang harus dilakukan dengan hasil Internal Audit? Peserta juga akan dilatih bagaimana cara melakukan Internal Audit, termasuk simulasi Audit Internal

MANFAAT TRAINING INTERNAL ISO 9001 AUDITOR
Setelah mengikuti training internal quality auditor ini diharapkan para peserta dapat memahami:
1. Persyaratan Quality Management System ISO 9001:2008
2. Apa dan kenapa diperlukan Internal Audit
3. Cara melaksanakan Internal Audit di perusahaan
4. Kompetensi yang diperlukan untuk menjadi seorang Internal Auditor
5. Cara menganalisa hasil Internal Audit yang sudah dilakukan
6. Cara menindak lanjuti hasil Internal Audit

Read more

Training Professional Accident Investigation Batch VI, Yogyakarta 23 - 24 September 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under Accident Investigation, Training

Kecelakaan akan menyebabkan kerugian dan mengurangi keuntungan perusahaan, tetapi masih banyak yang belum mau melakukan tindakan penanggulangan dengan baik dan serius. Padahal kecelakaan sering terjadi ditempat kerja, bahkan terkadang kecelakaan yang sama terulang kembali untuk yang kesekian kalinya, tanpa ada upaya penanggulangan sedikitpun. Salah satu upaya mengurangi kerugian akibat kecelakaan adalah dengan mengadakan analisa setiap kecelakaan yang terjadi dan melakukan tindakan perbaikan agar kecelakaan serupa tidak akan pernah terjadi kembali. Hasil analisa kecelakaan yang baik dan tepat serta diterapkan upaya tindak pencegahannya akan bisa meningkatkan kesadaran keselamatan bagi semua karyawan dan kerugian akibat kecelakaanpun akan berkurang.

Read more

Training SOP (Standard Operating Procedure) Writing & Improvement, Batch II Yogyakarta 29 - 30 September 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under SOP, Training

SOP Writing & Improvement: Teknik Pengembangan SOP yang Mudah dan Jitu

Pengantar
Pada bisnis yang mengedepankan “sistem” keberadaan Standard Operating Procedure (SOP) merupakan hal yang mutlak. Sistem pada perusahaan identik dengan menonjolkan kerja sama bukan individual, penerapan sistem bertujuan pelaksanaan layanan-layanan sesuai mutu yang ditentukan dan konsisten dari waktu ke waktu serta dimanapun disediakannya layanan tersebut.
Setiap bisnis boleh memilih dan menentukan bagaimana memberikan layanan-layanan/ produknya. Pada bisnis franchise yang sudah mapan contohnya, dimanapun outlet franchisenya yang baru dibuka, disana para pelanggan akan menikmati kenyamanan “atmosphere” dan layanan-layanan yang sama sebagaimana yang sudah terekam dalam benak pelanggan. Bagaimana franchise tersebut bisa melakukannya? Jawabannya dengan menerapkan “sistem” atau kata lainnya adalah SOP. Mau tidak mau SOP menjadi suatu paket dokumen tertulis dari Franchisor yang diberikan kepada Franchisee, dan Franchisee wajib mengikuti dan menjalankan SOP agar bisa menjalankan bisnis franchise tesebut dengan sukses.
Selain itu adanya SOP, bisa digunakan untuk mengkomunikasikan sekaligus menyamakan persepsi antara berbagai pihak yang terlibat dalam rangkaian proses bisnis. SOP juga digunakan sebagai media pengendalian dan pemantauan mutu kinerja pada suatu fungsi/ departemen tertentu. Dengan SOP akan dicapai pengaturan agar tidak terjadi salah komunikasi, menghindari konflik antar fungsi (yang kadang berkepanjangan) atau bahkan saling melepaskan tanggung jawab, yang pada akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kinerja organisasi itu sendiri.

Read more

Training GLP (Good Laboratory Practices) Batch IX, Yogyakarta 29 - 30 September 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under GLP, Laboratory, Training

Print This Post Email to friends

Good Laboratory Practices is one of very good tools used to ensure that all the activities carried out in a laboratory comply with all regulations both local and international. Recently,  more and more laboratories adopt this practices to achieve an excellent level in their operation. As with ISO/IEC 17025, this practices assure that the output generated from their operation is valid, reliable, accurate and can be accepted internationally.

TRAINING GLP CONTENT:

  1. Perception regarding What is GLP
  2. History of  GLP
  3. GLP versus ISO 17025
  4. Principles of GLP according to  OECD
  5. General Overview and Basic Points of GLP
  6. Resources : Personnel & facilities
  7. Rules: Protocol/Study Plan & SOP
  8. Characterization : Test Item & Test System
  9. Documentation : Raw data & Collection of data, Final Report, Archieve & Indexing
  10. Qualit Assurance Unit : Audit of Final report & Raw Data, Statement of Quality Assurance, Inspection of Supplier & Contractor
  11. Distribution & Archieving Report

Read more

Training Basic of Health & Safety Batch V, Bandung 29 - 30 September 2010

July 29, 2010 by admin  
Filed under Basic Safety, Health & Safety, Training

Print This Post Email to friends

Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan.

MANFAAT BASIC SAFETY TRAINING

  1. Meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya tindak pencegahan kecelakaan dan menggugahnya untuk mendorong karyawan dilingkungan kerjanya agar mau melakukan tindakan pencegahan kecelakaan.
  2. Meningkatkan pengetahuan peserta akan upaya pencegahan kecelakaan dilingkungan kerjanya.
  3. Meningkatkan moral Perusahaan dan karyawan serta mengurangi resiko kerugian bagi Perusahaan

MATERI TRAINING BASIC SAFETY
1.    Occupational Health & Safety Foundations
2.    Reasons for having Occupational Health & Safety (OHS) in the Company
3.    Hazards Identification, Risk Assessment & Risk Control
4.    Emergency Response
5.    Permit to Work System
6.    Job Safety Analysis
7.    Occupational Health & Safety Programs
8.    Occupational Health & Safety Management System

Read more

Next Page »